Rabu, 09 Maret 2011

Audit Sistem Informasi Komputerisasi Akuntansi

.
Audit pada dasarnya adalah proses sistematis dan objektif dalam memperoleh dan mengevaluasi bukti-bukti tindakan ekonomi, guna memberikan asersi dan menilai seberapa jauh tindakan ekonomi sudah sesuai dengan kriteria berlaku, dan mengkomunikasikan hasilnya kepada pihak terkait. Tujuan audit itu sendiri adalah untuk meninjau dan mengevaluasi pengendalian internal yang melindungi sistem tersebut.

Secara umum dikenal tiga jenis audit: audit keuangan, audit operasional dan audit sistem informasi (teknologi informasi). Pada kesempatan kali ini, saya akan menjabarkan mengenai audit sistem informasi komputerisasi akuntansi. Sebelum melangkah lebih jauh, ada baikya saya definisikan terlebih dahulu apa itu audit, sistem informasi, dan seterusnya :

Audit atau pemeriksaan dalam arti luas bermakna evaluasi terhadap suatu organisasi, sistem, proses, atau produk. Tujuannya adalah untuk melakukan verifikasi bahwa subjek dari audit telah diselesaikan atau berjalan sesuai dengan standar, regulasi, dan praktik yang telah disetujui dan diterima. [http://id.wikipedia.org/wiki/Audit]

Sistem Informasi menurut Ali Masjono Mukhtar, adalah: Suatu pengorganisasian peralatan untuk mengumpulkan, menginput, memproses, menyimpan, mengatur, mengontrol, dan melaporkan informasi untuk pencapaian tujuan perusahaan.

Komputerisasi adalah pemanfaatan komputer sebagai sarana pengolah data, dimana persoalan yang akan didukung oleh komputer harus dapat dijabarkan kedalam sejumlah langkah penyelesaian yang pasti dengan sejumlah masukan dan keluaran yang sudah ditetapkan. [http://mairodi-training.com/?p=767]

Akuntansi
adalah suatu proses mencatat, mengklasifikasi, meringkas, mengolah dan menyajikan data, transaksi serta kejadian yang berhubungan dengan keuangan sehingga dapat digunakan oleh orang yang menggunakannya dengan mudah dimengerti untuk pengambilan suatu keputusan serta tujuan lainnya. [http://organisasi.org/ilmu_pengetahuan/akuntansi]

Mengapa sistem informasi perlu diaudit? Sebagai sebuah tools, sistem informasi perlu diaudit. Agar hasil dari sistem informasi ini dapat dijamin mutunya. Dilihat dari tugasnya, audit sistem informasi merupakan proses pengumpulan dan evaluasi bukti-bukti untuk menentukan apakah sistem komputer yang digunakan telah dapat melindungi aset milik organisasi, mampu menjaga integritas data, dapat membantu pencapaian tujuan organisasi secara efektif, serta menggunakan sumber daya yang dimiliki secara efisien (Weber, 2000).

Dari penjelasan diatas, saya dapat mengambil kesimpulan apa maksud dari audit sistem informasi komputerisasi akuntansi. Audit sistem informasi akuntansi adalah sebuah cara kerja akuntansi berbasis komputer yang dapat digunakan untuk mengolah suatu data serta informasi pendukung keputusan dan mengaudit atau mengevaluasi cara kerja sistem informasi yang dimilikinya.

Ada beberapa karakteristik sistem informasi komputerisasi akuntansi diantaranya :

1. Akuntansi yang berbasis pada sistem informasi komputerisasi akuntansi dapat menghasilkan buku besar yang berfungsi sebagai gudang data (data warehouse). Di mana seluruh data yang tercantum dalam dokumen sumber dicatat dengan transaction processing software ke dalam general ledger yang diselenggarakan dalam bentuk shared database sehingga dapat diakses oleh personel atau pihak luar yang diberi wewenang.

2. Sistem informasi komputerisasi akuntansi dapat menghasilkan informasi dan laporan keuangan multi dimensi.

3. Sistem informasi komputerisasi akuntansi sangat mengandalkan pada berfungsinya kapabilitas perangkat keras dan perangkat lunak.

4. Sistem informasi komputerisasi akuntansi dapat mengurangi keterlibatan manusia, menuntut pengintegrasian fungsi, serta menghilangkan sistem otorisasi tradisional.

5. Sistem informasi komputerisasi akuntansi mengubah kekeliruan yang bersifat acak kekeliruan yang bersistem namun juga dapat menimbulkan risiko kehilangan data.

Tujuan audit sistem informasi komputerisasi akuntansi adalah untuk mereview dan mengevaluasi pengawasan internal yang digunakan untuk menjaga keamanan dan memeriksa tingkat kepercayaan sistem informasi serta mereview operasional sistem aplikasi akuntansi yang digunakan.

Sumber: [1] ... [2]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Like this...Kasih jempol yee.!!!